PKM Girijaya Sukses Meningkatkan Gizi Balita Hingga 50% dalam Satu Bulan

Pemerintahan717 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI –  Program peningkatan gizi balita di wilayah PKM Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengukir prestasi membanggakan hanya dalam satu bulan pelaksanaannya.

Program ini merupakan langkah preventif dari pemerintah daerah untuk mengatasi masalah stunting dan defisiensi gizi yang memengaruhi perkembangan anak-anak di Kabupaten Sukabumi.

Dalam upayanya, PKM Girijaya bersinergi dengan para kader Posyandu dan PKK di Pokja IV bidang kesehatan untuk memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang terdaftar.

Bidan Awilia Sapitri A.Md.Keb., yang memimpin program gizi di PKM Girijaya, menyebutkan bahwa program ini berfokus pada empat desa, yaitu Desa Girijaya, Desa Kalaparea, Desa Darmareja, dan Desa Babakan Panjang. Di antara 220 balita yang terverifikasi dengan status gizi kurang dan berat badan kurang, hasilnya sangat menggembirakan dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah, hanya dalam satu bulan kami telah melihat perkembangan yang signifikan pada balita yang mendapat PMT. Kami sudah mencapai tingkat keberhasilan sekitar 50% dari program yang direncanakan berlangsung selama tiga bulan dan didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) PKM Girijaya,” ujarnya kepada media pada Kamis (07/09/2023).

Ia berharap program ini dapat berlanjut dengan lancar, terutama di tengah musim kemarau yang bisa memengaruhi kondisi anak-anak. Bidan Awilia juga menyoroti peran penting PKM dalam menangani anak-anak yang sakit, seperti flu, dan membantu mereka pulih.

Sebelumnya, Ketua Pokja IV Desa Girijaya, Ade Kamilah (48), menyatakan bahwa pemberian PMT berjalan dengan baik, meskipun para kader harus menghadapi tantangan perjalanan yang menantang di perkampungan penduduk.

“Alhamdulillah, semangat tinggi para kader yang terlibat dalam program ini membawa hasil positif. Mereka bekerja keras untuk memastikan bahwa penanganan balita gizi kurang dan ibu hamil dengan gizi kurang (KEK) di wilayah Desa Girijaya berjalan dengan baik, sehingga kita dapat mengurangi angka penderita balita gizi kronis,” tutupnya.

 

Laporan : Rudi T

Comment