Penebangan Bambu di Blok KW 9 RPH Arcamanik BKPH Bandung Utara Marak Lagi, Abah Landoeng: Ini Solusinya !

Lingkungan, Ragam530 views

REPUBLIKAN, Bandung – Sesepuh Jawa Barat, Abah Landoeng (96) pada Rabu, 14 Desember 2022 di salah satu ruangan Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten KPH Bandung Utara di Jl. Cianjur No. 1 Kota Bandung, berbicara langsung secara panjang lebar kepada salah satu staf Humas yakni Aep S. Sambil sedikit terbata-bata Abah Landoeng, menyayangkan,”kenapa hutan bambu khususnya di Blok KW 9 RPH Arcamanik BKPH Bandung Utara, marak lagi pada 2022 ditebang warga sekitar?” begitu ujarnya dengan menambahkan dengan sedikit bernada kesal – “Lamun ieu terangeun Mang Ihin (Solihin GP – Red) pasti dicabok tah!”

Lebih lanjut menurut Abah landoeng yang mengetahui bahwa, kini marak lagi perambahan hutan bambu di KW 9 RPH Arcamanik Bandung Utara. Padahal, sepengetahuannya pada Agustus 2020, pernah ada OTT (Operasi Tangkap Tangan) bagi perambah yang tinggal di Kampung Seke Angga Desa Arcamanik, Cimenyan Kabupaten Bandung.

“Harusnya, tanpa banyak cingcong, lakukan lagi efek jera buat perambah bambu ini. Buat apa ada papan peringatan di lapangan Dilarang Menebang Bambu di KPH Bandung Utara, berdasarkan Undang Undang No.41 Tahun 1999 pasal 50 dan 78. Semua itu hanya macan kertas saja,” tambah Abah Landoeng.

Menutup reportase ini sebagai respon dari aduan warga pecinta lingkungan seminggu lalu yang tinggal di Bandung Timur, Abah Landoeng memberikan solusi, untuk warga perambah hutan bambu yang berprofesi sebagai pengrajin kursi dan rak yang terbuat dari bambu.

“Bila perlu Abah siap menjadi penghubung kepada rekan-rekan pegiat lingkungan dan pengayom UMKM (Usaha Menengah Kecil & Mikro) dari C59 – Great People yang bermasrkas di Jl. Merak No. 2 Bandung. mudah-mudahan KPH Bandung Utara bisa menerima ini. Tapi syaratnya, hentikan perambahan bambu.”

Secara terpisah redaksi mengontak CEO C59 – Great People yakni Agus Irvshoes, secara prinsip ia bersedia ikut membina warga para perambah hutan bambu ini dengan pendekatan, perubahan asal-muasal bahan baku bambu, desain, termasuk terobosan pemasaran, dan semacamnya:

“Silahkan kita bicarakan solusi ini secara intensif di lapangan,” pungkas Agus Irsshoes. [HS & Tim].

Comment