Unras Relawan Jukir Sekitaran Masjid Al-Jabbar Kota Bandung Sempat Ricuh, Yusuf Irawan: Sore, Damai

Ragam779 views

REPUBLIKAN, Bandung – Tengah hari Senin, 31 Juli 2023 sempat terjadi peristiwa yang tidak diharapkan warga Kota Bandung khususnya yang tinggal di sekitaran bangunan iconic wisata religius Masjid Al-Jabbar di Kecamatan Gedebage. Pasalnya, melalui medsos sempat beredar kabar bentrok fisik antara pihak pengaman dengan para peserta unjuk rasa dari warga sekitaran Masjid Al-Jabbar yang tergabung pada perwakilan 173 jukir (juru parkir):

“Tuntutan para juru parkir ini, sudah hampir seminggu terakhir ini, belum ada kepastian. Katanya, ada quota untuk 22 jukir saja, namun kepastiannya malah tak ada juga. Ya, maklum mereka ini relawan, berhari-hari tak ada ketentuan. Jadinya, ya terjadilah… dengan catatan sore, damai…” papar Yusuf Irawan Koordinator Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Cimincrang, Kecamatan Gedebage Kota Bandung.

Barang tentu nada bicara Yusuf Irawan kepada redaksi pada siang hari itu, seturut peristiwa di tengah-tengah unjuk rasa yang diselingi bentrok fisik antara salah satu aparat pengaman dari TNI dengan salah seorang warga sekitaran Masjid Al-Jabbar, penuh dengan nada sesal mendalam, “kenapa hal ini bisa terjadi, sejak lama kami tak inginkan ini terjadi, aparat TNI itu sejatinya mitra kami.”

Singkat kisah setelah digelar berbagai upaya perdamaian antara puluhan peserta unras dari para jukir warga sekitaran Masjid Al-Jabbar, dengan menghadirkan berbagai pihak di antaranya tokoh warga setempat, serta berbagai kalangan yang disegani selama ini, hadir Danramil 1811/Uber Mayor Chb Eddy Sutrisno pada sore harinya di sebrang Masjid Al-Jabbar:

“Sudah ya, semua menyaksikan termasuk dari pihak kepolisian, pak ustad dan tokoh masyarakat lainnya, yang tadi sempat bentrok saat ini kedua belah pihak, sepakat saling berdamai dan memaafkan ya?” tegas Mayor Eddy Sutrisno yang dibalas perasaan lega puluhan warga sekitaran Masjid Al-Jabbar.

Nah, persoalan teknis lainnya yang sekiranya masih mengganjal, segera saya utarakan kepada komandan saya dan pihak terkait. Insya Alloh dalam waktu dekat, secepatnya ada kepastian,” jelas Mayor Eddy Sutrisno yang diamini segenap hadirin.

Secara terpisah melalui sambungan telepon Anggota DPRD Kota Bandung Asep Sudrajat yang akrab disapa Kang Upep dan tinggal di sekitaran Masjid Al-Jabbar:

“Khusus atas kejadian yang tak inginkan tadi, dan sempat beredar luas. Saya pun banyak ditanyai banyak kalangan. Melegakan, sorenya sudah kondusif. Semoga, dari kejadian tadi, kita bisa mengambil hikmahnya. Masing-masing, harus menahan diri. Ini pelajaran berharga bagi kita,” paparnya.

Sementara itu Dadang (38) warga yang tinggal di Kecamatan Gedebage, yang sempat melihat keributan antara para peserta unjuk rasa dengan para petugas keamanan tadi, ditanya tentang sejauh mana kekhawatiran dari kericuhan tadi?

“Duh, Pak ngeri kalau bentrokan tadi, masing-masing pihak terus gaspol, bakalan rame dan bisa gawat. Beruntung, masih banyak orang yang ingin berakhir damai. Mendengar sorenya, para pihak yang bentrok tadi silih hampura, saya mah jadi tenang,” tutup Dadang. [red].

Comment