Bandana Sasarengan Ngadandanan Bandung

Opini657 views

Oleh:
Syaiful Ramadlan
(Ketua Bandana)

REPUBLIKAN – Bandana berasal dari bahasa Sanskerta, badhnati. Memiliki arti ikatan atau mengikat. Bandana, aksesoris bermakna simbolis. Tertanam bersama akar sejarah mencapai 300 tahun yang melampaui Barat dan koboi.

Hewson mendesain bandana katun bergambar lelaki berkuda, dihiasi bendera dan meriam, bertuliskan “George Washington, Esq., Foundator and Protector of America’s Liberty and Independency”. Peristiwa ini berlangsung pada tahun 1775-1776 sebagai bentuk perlawanan kepada kolonialisme Inggris. Aksi Amerika merebut kemerdekaan mendapat reaksi Inggris dengan melarang percetakan di seluruh koloninya di Amerika. Ini demi menghadang upaya propaganda revolusi.

Setelah Amerika merdeka, kisah bandana perjuangan ini menyebar luas. Replikanya diproduksi massal dan bandana pun semakin populer. Para politisi kerap memakainya dalam kampanye mereka.

Koboi Amerika memakai bandana dan mulai tahun 1800-an. Dikaitkan di leher atau wajah untuk perlindungan. Berfungsi sebagai perban saat cedera manusia atau kuda.

Bandana Theodore Roosevelt pada 1912 berisi notasi dan lirik lagu kampanye kepresidenannya berjudul “We Want Teddy”. Sementara, bandana Dwight “Ike” Eisenhower pada kampanye 1952 menampilkan wajah Eisenhower dengan tulisan “Win with Ike for President”.

Bandana menjadi pengikat rambut populer bagi para pekerja perempuan saat para lelaki maju ke medan perang. Perempuan menggantikan peran mereka di tempat-tempat kerja, di pabrik dan galangan kapal. Perempuan pekerja yang kuat, memakai celana terusan biru, mengikat rambut dengan bandana merah polkadot putih, Kepal tangannya penyemangat perempuan pekerja dengan kalimat, “We can do it”.

Bandana tidak luntur pesonanya sebagai simbol perjuangan. Pada 2017, muncul gerakan sosial #TiedTogether yang dipelopori oleh The Business of Fashion. Suara bersama desainer, jurnalis, dan pemengaruh untuk memakai bandana putih sebagai tanda dukungan atas persatuan umat manusia.

Aksesoris bermakna simbolis yang melekat pada Bandana menjadi sebuah pilihan untuk sebuah nama. Bandung Dandan Asik (disingkat Bandana) sebagai gerakan rakyat berbasis 3 pilar yaitu ibu-ibu, pemuda, musisi (disingkat IPM).

Bandana adalah gerakan rakyat yang tak pernah gugup menyuarakan “Hayu Sasarengan Ngadandanan Bandung”. [R]

Comment