Isu Nepotisme Bayangi PDAM Tirtawening: 17 Kerabat Eks Dirut Sonny Salimi Diduga Diangkat Jadi Pegawai

Ragam765 views

REPUBLIKAN – Polemik internal kembali mencuat di tubuh PDAM Tirtawening Kota Bandung setelah muncul dugaan praktik nepotisme yang melibatkan mantan Direktur Utama, Sonny Salimi. Kecurigaan publik semakin meruncing dengan adanya rekrutmen 132 pegawai baru menjelang akhir periode kepemimpinan Sonny Salimi.

Isu ini menjadi sorotan publik dan DPRD Kota Bandung setelah terungkap juga adanya 17 orang pegawai yang tercatat sebagai kerabat dari eks direksi, mulai dari adik, ipar, hingga keponakan.

Kasus ini bermula dari Investigasi internal yang dilakukan terhadap struktur kepegawaian di lingkungan PDAM Tirtawening. Hasilnya menunjukkan Indikasi pengangkatan sejumlah pegawai ke posisi strategis yang memiliki hubungan keluarga dengan pimpinan terdahulu. Pengangkatan ini disebut-sebut dilakukan pada akhir masa jabatan mantan direksi tanpa kesiapan anggaran yang memadai untuk tahun berjalan maupun tahun anggaran selanjutnya.

Selain itu, publik juga mempertanyakan proses rekrutmen terhadap 132 pegawai baru yang dilaksanakan menjelang akhir periode kepemimpinan. Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran karena tidak tercermin dalam rencana anggaran perusahaan tahun 2025. Tanpa alokasi anggaran yang jelas, rekrutmen tersebut dinilai berpotensi menimbulkan beban keuangan dan konflik administratif.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya telah menyuarakan kritik dan mendesak pihak-pihak terkait untuk segera melakukan klarifikasi dan evaluasi menyeluruh terhadap keputusan-keputusan strategis yang dibuat pada masa akhir jabatan mantan pimpinan PDAM. Evaluasi ini diharapkan mencakup audit terhadap seluruh proses manajerial dalam sepuluh tahun terakhir.

Masyarakat Kota Bandung pun mendorong Pemerintah Kota dan DPRD untuk membentuk tim audit independen yang mampu mengurai persoalan secara objektif dan transparan. Tujuannya tak hanya menyelesaikan persoalan nepotisme, tapi juga mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan perusahaan air minum milik daerah tersebut.

Kini, kepemimpinan sementara PDAM Tirtawening berada di bawah Dewan Pengawas. Proses seleksi direksi baru dijanjikan akan dilakukan secara terbuka dan profesional, guna memastikan tata kelola perusahaan berjalan tanpa intervensi politik maupun kepentingan personal.

Harapan publik pun tertuju pada langkah nyata untuk menjamin kepastian hukum, perlindungan terhadap hak-hak pegawai, dan pemulihan citra institusi yang sempat tercoreng akibat dugaan praktik nepotisme. Pemerintah Kota Bandung diharapkan dapat menjadikan momentum ini sebagai titik balik untuk menghadirkan reformasi manajerial yang lebih sehat, transparan, dan akuntabel di lingkungan BUMD.

Redaksi sudah berusaha melakukan konfirmasi kepada Sonny Salimi namun hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.[R]

Comment