NasDem Jabar Gelar Aksi Damai, Soroti Laporan Utama Tempo

Politik339 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat menggelar aksi damai di halaman Kantor Partai Nasdem Jawa Barat sebagai bentuk respons atas laporan utama Majalah Tempo edisi 13–16 April 2026 yang dinilai merugikan citra partai, Rabu (15/4/2026)

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Mamat Rahmat, menyampaikan pernyataan sikap resmi yang berisi kritik keras terhadap isi pemberitaan tersebut. Ia menilai laporan utama Tempo tidak hanya menyudutkan, tetapi juga mengandung framing yang berpotensi menyesatkan publik.

“Mencermati keseluruhan isi laporan, mulai dari judul, foto cover hingga analisis, kami menemukan sejumlah hal yang patut dikritisi secara serius,” ujar Mamat dalam keterangannya.

Menurutnya, terdapat indikasi pelecehan sistematis terhadap martabat Partai NasDem, termasuk terhadap Ketua Umum Surya Paloh sebagai tokoh sentral partai. Selain itu, penggunaan judul cover yang menyebut “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” dinilai sebagai framing yang menggiring opini publik bahwa partai politik diposisikan layaknya entitas bisnis.

DPW NasDem Jabar juga menyoroti kecenderungan isi pemberitaan yang dianggap membangun opini secara tendensius dan tidak menghadirkan keberimbangan informasi. Mereka menilai praktik tersebut bertentangan dengan prinsip jurnalisme yang mengedepankan akurasi, fairness, dan cover both sides.

“Pemberitaan tersebut mengarah pada jurnalisme insinuatif dan tidak bertanggung jawab, bahkan ilustrasi yang ditampilkan tidak selaras dengan norma kesusilaan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kajian hukum yang disampaikan, DPW NasDem Jabar mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 5 yang mengatur kewajiban pers untuk menyajikan informasi berimbang serta melayani hak jawab dan hak koreksi. Selain itu, mereka juga menyinggung ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait penyebaran informasi yang menyesatkan.

Atas dasar tersebut, DPW NasDem Jawa Barat menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mengutuk keras pemberitaan yang dianggap merusak reputasi partai. Kedua, mendesak Tempo untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ketiga, menuntut pemuatan hak jawab dan koreksi secara proporsional.

Tidak hanya itu, DPW NasDem Jabar juga memberikan peringatan agar praktik pemberitaan serupa tidak terulang di masa mendatang. Mereka menegaskan akan menempuh langkah hukum, termasuk melaporkan ke Dewan Pers atau jalur kepolisian, apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan.

Meski demikian, Mamat menegaskan bahwa Partai NasDem tetap berkomitmen menjaga demokrasi, termasuk mendukung kebebasan pers yang sehat dan bertanggung jawab.

“Kebebasan pers adalah pilar demokrasi, namun harus dijalankan dengan etika dan tanggung jawab, bukan untuk membangun opini yang menyudutkan tanpa dasar berimbang,” pungkasnya.[R]

Comment