Keberatan Pembangunan Tower BTS di Parungkuda, Ini kata DPMPTSP?

Lingkungan1,138 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menggelar pertemuan di Aula Desa Bojongkokosan untuk mendengarkan keluhan pihak SMAN 1 Parungkuda. terkait pembangunan tower BTS di lingkungan sekolah Dalam kesempatan tersebut, Ali menyebut pentingnya empati terhadap 1.200 siswa yang bersekolah. Selasa (08/10/2024).

“Kita harus respect dan bersimpati. Namun, kita juga harus merujuk pada aturan yang ada,” ujar Ali. Dia menjelaskan bahwa meskipun dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 5 tidak menyebutkan keterlibatan warga sebagai syarat izin, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengadopsi kearifan lokal dan meminta pertimbangan warga dalam proses perizinan.

Ali menambahkan, meski rekomendasi dari Kepala Desa dan Camat telah diterima, pihak sekolah belum memberikan keputusan resmi. “Mereka hanya mengeluarkan surat pengantar, bukan izin,” jelasnya.

Pembahasan mengenai tata ruang dan aspek lain juga telah dilakukan di tingkat kabupaten. Ali meminta perusahaan untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan pihak sekolah, serta menyediakan dokumen tertulis terkait penolakan jika ada. “Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang diberikan kepada kami,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ali juga menjelaskan pentingnya uji sertifikat laik fungsi setelah bangunan selesai, untuk memastikan bangunan aman dan memenuhi standar. Tim ahli akan melakukan pemeriksaan radiasi dan dampak lingkungan setelah tower terpasang.

E. Wijaya, perwakilan komite SMAN 1 Parungkuda, menambahkan bahwa hasil pertemuan ini pemerintah akan melakukan peninjauan ulang dan uji laik fungsi. “Kelayakan harus diuji setelah tower aktif,” ujanya.

Kekhawatiran lain yang muncul adalah risiko terkait petir. menurut Wijaya pihak perusahaan menjelaskan telah menggunakan sistem penangkap petir yang terhubung dengan grounding, berjarak 100 meter dari tower.

“Cuma kelayakannya, layak fungsinya juga harus on air dulu baru bisa diuji, termasuk juga cek radiasi yang seperti itu.,” katanya.

Komite sekolah terus berupaya memastikan keamanan dan kesehatan siswa. “Pihak sekolah berharap agar semua kekhawatiran ini bisa ditangani dengan baik agar lingkungan sekolah dan warga tetap aman,” tandasnya. (Bud/dev)

Comment