Wakil Menteri Investasi Laporkan Aksi Premanisme di Cilegon, IMM Jabar Dukung Penegakan Hukum

Edukasi418 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Barat, Ali Ahmad Alfarisi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, yang melaporkan dugaan aksi premanisme terhadap PT Chengda kepada pihak kepolisian.

Ali menilai bahwa tindakan Wakil Menteri Investasi tersebut merupakan langkah tepat dan tegas dalam menghadirkan kepastian hukum di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan investasi di berbagai wilayah Indonesia.

“Langkah Wakil Menteri Investasi sudah sangat tepat. Negara tidak boleh tunduk pada tindakan-tindakan premanisme yang mengintimidasi pelaku usaha. Penegakan hukum harus berjalan, agar investor merasa aman dan percaya terhadap komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif,” tegas Ali.

Dalam keterangannya, Ali juga menekankan bahwa tindakan premanisme seperti yang terjadi terhadap PT Chengda tidak hanya mencederai rasa keadilan, tetapi juga mengancam stabilitas iklim investasi di Indonesia, khususnya di daerah yang tengah berkembang sebagai kawasan industri strategis.

“Premanisme bukan hanya persoalan kriminal biasa. Ia merusak iklim investasi, menciptakan ketakutan, dan menghambat pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada multisektor, mulai dari ketenagakerjaan hingga pembangunan daerah,” lanjutnya.

IMM Jawa Barat juga mendorong aparat penegak hukum untuk segera memproses laporan tersebut secara transparan dan profesional, demi menegakkan kepastian hukum dan memberikan perlindungan terhadap pelaku usaha yang berinvestasi secara sah.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang di daerah-daerah lain, terutama wilayah yang sedang bertumbuh menjadi kawasan industri dan investasi strategis. Negara harus hadir dan tegas terhadap segala bentuk tindakan yang mengganggu ketertiban dan menghambat pembangunan nasional,” tambah Ali.

Sebagai penutup, Ali menegaskan komitmen IMM Jawa Barat untuk terus mengawal isu-isu strategis yang berdampak pada masa depan pembangunan daerah dan nasional.

“IMM akan selalu berpihak pada kepentingan rakyat, keadilan, dan kemajuan bangsa. Kita tidak boleh memberi ruang bagi tindakan-tindakan yang melemahkan semangat pembangunan,”pungkasnya.[R]

Comment