Aktivis HMR Menyayangkan Insiden di Unpas, Gas Air Mata Masuki Area Kampus

Peristiwa520 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Suasana mencekam sempat terjadi di kawasan Jalan Taman Sari, Bandung, pada Senin malam, 1 September 2025. Usai menggelar aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, sejumlah massa aksi yang didominasi mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Universitas Pasundan (UNPAS) dan Universitas Islam Bandung (UNISBA), mencari perlindungan ke dalam area kampus.

Namun, kondisi justru memanas ketika aparat mengerahkan gas air mata ke arah massa yang berada di lingkungan kampus. Puluhan selongsong gas air mata ditemukan berserakan, memunculkan kekhawatiran terkait penanganan aksi oleh pihak keamanan.

Deris, mantan aktivis HMR Unpas (Himpunan Mahasiswa Revolusi ner – Universitas Pasundan) menyayangkan insiden tersebut. Ia menilai bahwa kampus semestinya menjadi ruang aman, terutama saat terjadi ketegangan di luar area akademik.

“Pendekatan humanis perlu menjadi prioritas dalam menangani aksi seperti ini, agar tidak menimbulkan trauma maupun dampak yang lebih luas,” ujar Deris saat ditemui, Senin (2/9/2025).

Selain menyoroti penanganan oleh aparat, Deris juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk tetap menjaga nilai-nilai perjuangan yang damai dan bermartabat. Ia menyesalkan adanya sejumlah tindakan yang tidak mencerminkan semangat gerakan moral, seperti pengrusakan fasilitas umum hingga dugaan penjarahan yang turut mencuat di tengah aksi.

“Gerakan mahasiswa seharusnya menjadi pengingat bagi pemerintah dan DPR, agar tetap berpihak pada masyarakat. Jangan sampai dicederai oleh oknum atau tindakan yang kontraproduktif,” katanya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penggunaan gas air mata di area kampus. Situasi di sekitar lokasi aksi pun sudah kembali kondusif.[R]

Comment