Tia Fitriani Tekankan Politik Tanpa Mahar NasDem Kabupaten Bandung Perkuat Kaderisasi

Politik12 views

REPUBLIKAN, Kabupaten Bandung – Partai NasDem terus memperkuat soliditas kader melalui kegiatan pendidikan politik yang digelar di Aula Kantor DPD NasDem Kabupaten Bandung, Jalan Raya Soreang–Banjaran, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti kader dari berbagai kecamatan serta komunitas Dulur Satia sebagai bagian dari penguatan struktur dan konsolidasi partai di tingkat akar rumput.

Kegiatan pendidikan politik dipimpin langsung Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi NasDem, Tia Fitriani. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kader NasDem harus hadir sebagai agen perubahan sekaligus penyambung aspirasi masyarakat.

“Kehadiran kader NasDem adalah harapan bagi masyarakat ketika mereka tidak bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung. Kita harus menjadi penyambung lidah rakyat,” ujar Tia di hadapan peserta.

Ia optimistis kebersamaan dan kekompakan kader akan menjadi modal penting bagi kebangkitan Partai NasDem di Kabupaten Bandung.

“Saya yakin dengan kebersamaan seluruh kader, Partai NasDem di Kabupaten Bandung akan bangkit, berdiri kuat, berlari, dan mampu melindungi masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Tia juga membagikan buku saku panduan kader NasDem yang disusunnya bersama pengurus DPW. Buku itu berisi pemahaman dasar mengenai sejarah berdirinya Partai NasDem, visi perjuangan partai, hingga pembahasan AD/ART sebagai pedoman kader di lapangan.

Menurutnya, setiap kader wajib memahami identitas dan arah perjuangan partai agar mampu menjawab pertanyaan masyarakat secara utuh.

“Jangan sampai saat turun ke masyarakat, kader tidak memahami apa itu Partai NasDem dan bagaimana perjuangannya,” tegasnya.

Tia kembali menekankan komitmen NasDem terhadap politik tanpa mahar. Ia menjelaskan bahwa NasDem menolak praktik pembayaran tertentu untuk mendapatkan dukungan politik ataupun nomor urut dalam kontestasi pemilu.

“Partai NasDem tidak mengenal politik mahar. Penentuan calon lebih mengedepankan kebutuhan masyarakat dan hasil survei, bukan kemampuan finansial,” ujarnya.

Ia menambahkan, tokoh yang diusung NasDem untuk maju sebagai calon legislatif maupun kepala daerah harus memiliki rekam jejak kepedulian terhadap masyarakat dan benar-benar dibutuhkan publik.

Selain penguatan ideologi partai, kegiatan tersebut juga menjadi forum konsolidasi internal menghadapi dinamika politik ke depan. Para kader didorong untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas politik agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat.

“Yang dibutuhkan bukan hanya banyaknya kader, tetapi kader yang mampu menyuarakan aspirasi rakyat secara nyata,” kata Tia.

Melalui pendidikan politik ini, Partai NasDem menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan politik yang bersih, modern, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.[R]

Comment