Seminar Play Based Learning Klinik Utama Darra Medika Soroti Dampak Bermain bagi Otak Anak

Ragam11 views

REPUBLIKAN – Klinik Utama Darra Medika kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kualitas kesehatan anak, khususnya di Kota Bandung, melalui seminar edukatif bertajuk Play Based Learning: Bermain sebagai Dasar Tumbuh Kembang Optimal. Kegiatan ini digelar di Kantor Fajar Puncak Pratama, Jalan Buah Batu No. 86, Bandung, dan diikuti lebih dari 124 peserta.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan sekolah-sekolah di Kota Bandung, para orang tua, hingga komunitas ibu yang memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni dr. Indra Sahril, SpA., Subsp. Neuro (K)., M.Kes., dokter subspesialis neurologi anak Klinik Utama Darra Medika, serta Khamsha Noory, M.Psi., Psikolog, psikolog klinis Klinik Utama Darra Medika.

Dalam pemaparannya, dr. Indra Sahril menjelaskan bahwa aktivitas bermain memiliki peran penting dalam perkembangan fungsi kognitif dan fungsi eksekutif anak. Fungsi tersebut mencakup kemampuan berpikir, menalar, memecahkan masalah, hingga mengelola emosi dan perilaku.

“Perkembangan ini melibatkan komponen kunci seperti memori, perhatian, serta fungsi eksekutif inti yang meliputi pengendalian hambatan, memori kerja, dan fleksibilitas kognitif. Semua itu berpengaruh besar terhadap keberhasilan akademik, regulasi emosi, dan kemampuan sosial anak,” ujarnya.

Sementara itu, Khamsha Noory menyoroti meningkatnya kecemasan pada anak akibat pergeseran pola bermain dari aktivitas fisik dan sosial ke dunia digital. Menurutnya, paparan layar sejak dini dapat menghambat kemampuan anak dalam menyelesaikan konflik, membangun resiliensi, serta mematangkan fondasi fisik yang penting bagi kesuksesan akademik.

“Bermain bukanlah sekadar pengisi waktu, melainkan bahasa alami anak. Melalui bermain, anak belajar meregulasi emosi, membangun kepercayaan diri, dan mengekspresikan diri secara sehat. Orang tua perlu mengurangi waktu layar dan memperbanyak aktivitas fisik serta sosial,” kata Khamsha.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif. Peserta mendapatkan fasilitas tambahan berupa pemeriksaan kesehatan gratis serta goody bag dari SR12 sebagai mitra kegiatan.

Perwakilan manajemen Klinik Utama Darra Medika, dr. Raynaldy Budhy Utomo, MM., mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, kehadiran lebih dari seratus peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola asuh berbasis bermain.

“Kami melihat ini sebagai langkah kecil untuk masa depan anak-anak Indonesia yang lebih cerah. Klinik Utama Darra Medika terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai mitra dan sekolah dalam kegiatan edukatif serupa ke depannya,” ujarnya.

Salah satu peserta, Ibu Rahma dari komunitas ibu di Bandung, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. Ia menyebut seminar ini membuka pemahamannya bahwa bermain merupakan bagian penting dari proses belajar anak.

“Sekarang saya sadar bahwa setiap momen bermain anak adalah proses belajar yang sangat krusial bagi perkembangan otaknya,” ungkapnya.

Mitra kolaborasi kegiatan, Ibu Sofia Aknani selaku Distributor Utama SR12 dan Owner Starpreneur Fajar Puncak, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama ini. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran orang tua mengenai tumbuh kembang anak.

Senada dengan itu, Fariz dari tim pemasaran Klinik Utama Darra Medika menyampaikan bahwa klinik tersebut memiliki layanan tumbuh kembang anak yang didukung oleh terapis wicara, okupasi, dan perilaku, serta layanan tes IQ anak dengan metode Griffith.

Klinik Utama Darra Medika berlokasi di Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 40 Bandung dan melayani pasien setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB. Klinik ini menyediakan layanan rawat jalan meliputi layanan umum, kebidanan dan kandungan, anak dan tumbuh kembang, gigi, serta psikologi, didukung fasilitas laboratorium, farmasi, dan teknologi USG 4D.[R]

Comment