Hari Lahir Pancasila, Toni Permana DPRD Kab Bandung: Gotong Royong Adalah Fondasi Persatuan Bangsa

Politik500 views

REPUBLIKAN, Kab Bandung – Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Toni Permana, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai fondasi utama nilai-nilai Pancasila.

Menurut Toni, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga filosofi hidup yang harus diwujudkan dalam setiap kebijakan dan perilaku warga negara. Ia menekankan pentingnya memaknai Pancasila tidak sebatas seremoni tahunan, melainkan sebagai panduan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang inklusif.

“Pancasila itu bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi untuk dihayati dan diamalkan. Nilai-nilainya harus tercermin dalam program dan kebijakan daerah, termasuk di Kabupaten Bandung,” kata Toni saat ditemui dalam kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila, Minggu (1/6/2025).

Ia menyoroti bahwa semangat gotong royong adalah inti dari Pancasila. Dalam konteks pembangunan daerah, Toni mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung untuk lebih melibatkan berbagai pihak baik unsur vertikal, jajaran samping, maupun masyarakat luas dalam merancang dan menjalankan program-program pembangunan.

“Gotong royong bukan sekadar meringankan beban, tetapi mempercepat tercapainya tujuan bersama. Ini penting, apalagi kita tengah menghadapi tantangan ekonomi yang cukup berat. Dengan kolaborasi, percepatan pembangunan bisa tercapai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Toni mengingatkan bahwa tantangan global dan kemajuan teknologi saat ini bisa menjadi ancaman terhadap persatuan jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai panduan dalam kehidupan sehari-hari, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

“Persatuan dan kesatuan harus terus kita jaga. Pancasila adalah alat pemersatu bangsa yang lahir dari semangat perjuangan. Di tengah keberagaman budaya, agama, dan suku, kita bisa tetap bersatu karena Pancasila dan semboyan kita: Bhinneka Tunggal Ika,” tutupnya.[R]

Comment