Jungjang Siapkan Model Kemitraan BUMDes-Koperasi untuk Kemandirian Desa

Ekonomi, Ragam488 views

REPUBLIKAN, Kab Cirebon – Desa Jungjang di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tengah mempersiapkan model kemitraan ekonomi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih (KDMP) sebagai upaya membangun kemandirian dan memperkuat ekonomi lokal.

Direktur BUMDes Jungjang, Radi, mengatakan bahwa pihaknya bersama KDMP telah menyusun masterplan pengembangan destinasi wisata edukasi berbasis pertanian, peternakan, perikanan, dan kuliner. Saat ini, pembangunan pusat peternakan domba, bank pakan, pasar hewan, dan pusat kuliner Nusantara sedang berlangsung.

“Selain itu, kami juga mengembangkan budidaya bunga matahari yang potensial untuk kebutuhan pangan, pakan ternak, minyak, serta wisata swafoto,” ujar Radi saat ditemui di lokasi, Jumat (5/7/2025).

Upaya ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk peneliti dan pengembang bunga matahari dari The Sunflower Foundation, Lingga Kawistara. Ia menyebut, Indonesia belum memanfaatkan potensi bunga matahari sebagai komoditas strategis layaknya negara-negara produsen utama seperti Ukraina, Rusia, dan Finlandia.

“Tanah di Desa Jungjang sangat cocok untuk budidaya bunga matahari. Jika dikelola serius, ini bisa menjadi sumber pendapatan asli desa (PADes),” ujar Lingga.

Potensi Lokal dan Toleransi Sosial

Desa Jungjang merupakan salah satu desa tua di Kecamatan Arjawinangun, dengan penduduk lebih dari 11.000 jiwa yang berasal dari beragam etnis. Desa ini dikenal akan nilai toleransinya yang tinggi, dengan tiga rumah ibadah dari tiga agama besar berdiri berdampingan: masjid, gereja, dan klenteng.

Sebagian besar warga bermata pencaharian sebagai petani, pedagang, dan peternak. Letaknya yang strategis di jalur utama kereta api utara dan dekat dengan RS Arjawinangun serta kampus ITB-Cirebon menjadi nilai tambah.

“Kami juga tengah merancang pusat kuliner nusantara di sekitar Stasiun Arjawinangun, termasuk konsep drive-thru sate bagi penumpang kereta dan pemudik,” kata Ali Wardhana Isha, penggagas kemitraan BUMDes-KDMP.

Dukung Kampus dan LSM

Inisiatif ini telah menarik perhatian berbagai lembaga pendidikan dan LSM. Sejumlah kampus seperti ITB, IPB, Unpad, Ikopin University, NHI, hingga Universitas Jenderal Soedirman telah menjalin komitmen mendukung pengembangan desa. Beberapa LSM seperti The Ihakkie Foundation, Rochdale Institute, dan Mevin.ID juga turut terlibat.

“Kami ingin menjadikan Jungjang sebagai pilot project nasional kemitraan BUMDes dan koperasi dalam membangun ekonomi desa berbasis potensi lokal dan prinsip gotong royong,” kata Radi.[R/Ali]

Comment