SAGANTARA Jadi Tema MPLS SMAN 2 Cimahi 2026, Sekolah Libatkan TNI, Polri dan BNN

Edukasi85 views

REPUBLIKAN, Kota Cimahi – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Kota Cimahi resmi dimulai pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “SAGANTARA (Semangat Generasi Nusantara dengan Panca Waluya)” tersebut diikuti oleh 504 peserta didik baru.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Cimahi, Encep Sutisna, mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini berjalan lancar sejak hari pertama.

“Alhamdulillah pembukaan MPLS berjalan lancar. Tahun ini diikuti oleh 504 siswa baru,” kata Encep saat ditemui di SMAN 2 Cimahi, Rabu.

Ia menjelaskan, kegiatan MPLS berlangsung hingga 20 Juli 2026 dengan jadwal harian mulai pukul 06.30 hingga 13.00 WIB.

Menurut Encep, tema SAGANTARA dipilih untuk menanamkan semangat kebangsaan sekaligus memperkuat nilai-nilai karakter yang sejalan dengan program pendidikan karakter berbasis Panca Waluya yang tengah dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam pelaksanaannya, sekolah melibatkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Materi yang diberikan TNI meliputi pembentukan karakter, wawasan bela negara, serta pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB). Sementara itu, Polri memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas dan bahaya judi online yang kini marak menyasar kalangan remaja.

Adapun BNN memberikan penyuluhan terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba serta dampaknya terhadap masa depan generasi muda.

“Kami ingin siswa baru mendapatkan bekal yang lengkap, baik dari sisi karakter, kedisiplinan, maupun pemahaman terhadap berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini,” ujarnya.

Encep juga menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS di SMAN 2 Cimahi tidak mengandung unsur perpeloncoan maupun tugas-tugas yang memberatkan siswa.

Menurut dia, pihak sekolah telah lebih dulu melakukan sosialisasi kepada orang tua dan calon peserta didik sebelum MPLS dimulai untuk menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami sampaikan kepada orang tua bahwa MPLS sekarang berbeda dengan anggapan masa lalu. Tidak ada perpeloncoan, tidak ada tugas berat, apalagi perlakuan yang tidak manusiawi. Kegiatan ini fokus pada pengenalan lingkungan sekolah dan pembentukan karakter,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan berada dalam pengawasan guru dan panitia sekolah sehingga keamanan dan kenyamanan peserta dapat terjaga.

“MPLS harus dilaksanakan dengan aman, nyaman, dan tertib sesuai arahan pemerintah. Orang tua tidak perlu khawatir karena semua kegiatan diawasi langsung oleh guru dan panitia,” ujar Encep.

Selain materi dari narasumber eksternal, siswa juga mendapatkan pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya sekolah, serta perkenalan dengan tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 2 Cimahi.

Melalui MPLS, sekolah berharap para peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru sekaligus membangun karakter positif sebagai bekal selama menempuh pendidikan di jenjang sekolah menengah atas.[R]

Comment