Harga LPG 3 Kg Disesuaikan Jadi Rp 19.000 di Bandung Raya, Pemerintah Pastikan Stok Aman dan Pengawasan Diperketat

Ekonomi, Ragam702 views

REPUBLIKAN, Bandung – Pemerintah bersama Pertamina secara resmi melakukan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk LPG 3 kilogram (Kg) di wilayah Bandung Raya. Mulai Senin, 16 Juni 2025, harga LPG bersubsidi di tingkat pangkalan ditetapkan sebesar Rp 19.000 per tabung, naik dari harga sebelumnya yang berlaku sejak tahun 2015.

Penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan distribusi, memberikan kepastian usaha bagi para pangkalan LPG, serta menyesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini. Meski ada penyesuaian harga, masyarakat tidak perlu khawatir, karena pemerintah memastikan stok LPG 3 Kg tetap aman dan mencukupi untuk kebutuhan harian seluruh masyarakat di wilayah Bandung Raya, termasuk Bandung Barat, Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, dan sekitarnya.

Pertamina telah menyebarluaskan informasi resmi melalui spanduk dan papan pengumuman di pangkalan-pangkalan LPG, yang juga mencantumkan harga batas atas penjualan dan nomor-nomor pengaduan jika terjadi pelanggaran.

Waspada, Bukan Panik

Pemerintah daerah atau kota melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), bekerja sama dengan Pertamina dan Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi), akan melakukan pengawasan ketat secara langsung di lapangan guna memastikan harga di tingkat pangkalan tidak melebihi HET yang telah ditentukan.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan. Kepanikan hanya akan merugikan banyak pihak. Jika ada temuan harga yang tidak sesuai, masyarakat didorong untuk melaporkan langsung melalui jalur resmi seperti Agen gas LPG resmi, Layanan Pemda / Pemkot Setempat, Call Center Pertamina: 135, dan Call Center ESDM: 136

“Pasokan untuk wilayah Bandung Raya dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan dan ikut membantu mengawasi jalannya distribusi LPG agar tepat sasaran,” ujar Ketua Hiswana Migas DPC Bandung Sumedang Opik Taufik SE. MM, Rabu (18/06/2025)

Menuju Distribusi yang Lebih Efisien dan Adil

Penyesuaian HET ini merupakan langkah awal menuju penataan sistem distribusi energi bersubsidi yang lebih adil dan efisien. Pemerintah juga berencana untuk melakukan evaluasi lanjutan guna menyesuaikan kembali harga LPG 3 Kg di masa mendatang, dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial dan daya beli masyarakat.

Pemerintah dan Pertamina menyadari bahwa tantangan terbesar adalah pada praktik harga di tingkat pengecer atau warung. Oleh karena itu, sinergi antara aparat, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan menjamin subsidi tepat sasaran.

Dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, diharapkan distribusi LPG 3 Kg dapat berjalan lancar tanpa gejolak di masyarakat. Mari bersama-sama menjaga iklim yang kondusif demi keberlanjutan energi untuk seluruh rakyat.[R]

Comment